Minggu, 17 November 2013

Resep Cumi Masak Cabai Hijau

Bahan-bahan:

    250 gram cumi asin kering

    Minyak untuk menggoreng dan menumis

    4 siung bawang putih, iris tipis

    8 butir bawang merah, iris tipis

    2 lembar daun salam

    2 lembar daun jeruk

    2 cm lengkuas, memarkan

    2 batang daun bawang, iris serong

    1 sdt gula merah, sisir

    100 ml air

    ½ sdt garam

    Penyedap, jika suka

    1 cm jahe, memarkan

    8 buah cabai hijau besar, iris serong

    3 buah tomat hijau kecil, potong empat

    4 buah belimbing wuluh, potong-potong


Cara Membuat Cumi Masak Cabai Hijau :


Cuci bersih cumi, seduh dengan air panas, tiriskan.

Goreng cumi sampai setengah matang. Angkat, sisihkan.

Panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang merah sampai harum.

Masukkan daun salam, daun jeruk, lengkuas, jahe, cabai hijau, tomat hijau, belimbing wuluh dan daun bawang. Aduk rata.

Masukkan cumi, lalu tuang air.

Tambahkan gula merah, garam dan penyedap. Aduk rata.

Masak sampai bumbu meresap dan matang. Angkat.

Es Buah Gembira

Bahan:
3 buah apel malang, dipotong dadu
1/2 buah nanas, dikupas, dibersihkan dan dipotong 3x1cm
300 gr pepaya matang, kupas, dipotong dadu
200 gr semangka, dipotong dadu
3 buah markisa, dibuang isinya
4 sdm sirup markisa
3 gelas air matang
1 botol sprite
1 buah jeruk lemon, diiris miring

Cara Membuatnya:

  • Siapkan mangkuk lalu isi dengan air, sirup dan sprite.

  • Masukkan seluruh potongan buah.

  • Masukkan irisan jeruk lemon lalu simpan di lemari es atau tambahkan es batu.

  • Es Buah gembira siap dinikmati.

Resep Masakan - Resep Gurami Asam Manis

Bahan dan bumbu:

  • 1 ekor ikan gurami

  • 2 buah wortel

  • 2 ruas jari daun bawang

  • 2 siung bawang putih

  • saos tomat, kecap manis, cuka, garam, lada, gula pasir, tepung sagu secukupnya

  • cabe merah

  • cabe hijau

Cara membuat nya:

  • Bersihkan ikan gurami, belah, lumuri tepung sagu

  • Goreng hingga kering lalu angkat

  • Iris daun bawang panjang-panjang

  • Iris cabe merah, cabe hijau dan wordtel iris panjang-panjang/memanjang

  • Jahe dan bawang putih dikeprak lalu dituis bersama dengan irisan di atas

  • Masukkan sayurannya dan beri air kira-kira 1/2 liter

  • Terakhir masukkan saos tomat, cuka, kecap manis, garam, gula pasir.

  • Agar saos kental, masukkan tepung sagu yang telah dicairkan dengan air.

Sabtu, 16 November 2013

ARTI LAMBANG SAKA BHAYANGKARA

Gambar

1. Bentuk Segi Lima melambangkan Falsafah Pancasila

Artinya Anggota Saka Bhayangkara merupakan manusia Pancasila

@  Ukuran                                                     : 5 cm

2. Perisai Dengan Ukuran :

@  Sisi Atas                                                   : 3,5 cm

@  Sisi Miring Atas Kiri                                 : 1cm

@  Sisi Miring Atas Kanan                             : 1 cm

@  Garis Tegak Tinggi                                    : 8 cm

@  Garis Tegak Mendatar yang Tengah           : 8 cm

3. Warna Dasar

  • Merah       : Keberanian

  • Hitam        : Keabadian

  • Kuning      : Keanggunan

4. Perisai Melambangkan Catur Prasetya, yanh isinya :

a)      Mentiadakan Segala Gangguan Kamtibmas.

b)      Menjaga Keselamatan Jiwa, Raga, Harta Benda dan HAM.

c)      Menjamin Kepastian Berdasarkan Hukum.

d)     Memelihara Perasaan Tantram dan Damai.

 

5. Tiga Bintang  disebut Tri Brata, yang isinya :

a)      Berbakti kepada Nusa dan Bangsa dengan penuh ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

b)      Menjujung tinggi kebenaran, Kemanusiaan, dan Keadilandalam menegakkan hokum NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

c)      Senang bias Melindungi, Mengayomi, dan Melayani Masyarakat dengan keikhlasan untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat.

@  Garis Tengah                                     : 0,5 cm

6. Tiga Jilatan Api disebut  Tri Wirakrama, yaitu :

a)      Kewaspadaan/Kewaskitaan

b)      Kebajikan/Kebijaksanaan

c)      Kesadaran

7. Ujung Api Obor Yang Tinggi artinya Sumber Penerangan yang Tinggi

@  Panjang Tangkai Obor                             : 1,5 cm

@  Nyala Api Tingginya                                 : 1 cm

8. 2 Tunas Kelapa menggambarkan Lambang Gerakan Pramuka dengan segala Arti Kiasannya, dan 2 daun yang bercabang melambangkan Satuan Terpisah.

@  Garis Tengah Kelapa                               : 1 cm

@  Tinggi Tunas Kelapa                                 : 2 cm

@  Panjang Akar                                           : 0,5 cm

9. Tulisan SAKA BHAYANGKARA artinya Pengawal Negara Yang Pancasila.

10. Keseliruhan LAMBANG SAKA BHAYANGKARA itu  Meliputi : Mencerminkan Sikap, Perilaku dan Perbuatan Saka Bhayangkara yang aktif  berperan serta membantu usaha memelihara dan membina tertib hokum, dan ketentraman masyarakat yang mampu menunjang keberhasilan pembangunan serta mampu menjamin tetap tegaknya kesatuan Saka Bhayangkara.

Jumat, 15 November 2013

Sejarah Pramuka

Sejarah Pramuka – Pramuka merupakan kependekan dari Praja Muda Karana yang berarti kaum muda yang suka berkarya. Di Indonesia sendiri penggunaan istilah “Pramuka” baru resmi digunakan pada tahun 1961. Akan tetapi gerakan pramuka sejatinya telah ada sejak jaman penjajahan belanda dengan nama kepanduan. Taukah anda sejarah pramuka di dunia dan di Indonesia? maka simak asal usul pramuka di bawah ini.
pramuka Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia

Sejarah Pramuka di Dunia

bpchief Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia
Istilah pramuka hanya digunakan di Indonesia sedangkan di dunia pramuka disebut Scout.  Gerakan yang juga disebut Scouting atau Scout Movement ini bertujuan untuk pengembangan para pemuda secara fisik, mental, dan spiritual.  Sejarah pramuka di dunia sendiri dimulai pada 25 Juli 1907 ketika Lord Robert Baden Powell saat itu sebagai Letnan Jendral tentara Inggris untuk pertama kalinya mengadakan perkemahan pramuka di pulau Brown Sea, Inggris selama 8 hari. Selanjutnya pada tahun 1908 Baden Powel menulis buku tentang prinsip dasar kepramukaan “Scouting for Boys” yang artinya pramuka untuk laki-laki.

Pada tahun 1912 dengan babtuan adik perempuan Baden Powell bernama Agnes maka terbentuklah organisasi pramuka untuk perempuan dengan sebutan “Girls Guides“. Organisasi kepramukaan perempuan ini pun dilanutkan oleh istri Baden Powell.

Selanjutnya di tahun 1916 di dirikanlah kelompok pramuka siaga dengan nama CUB (anak srigala). Pedoman kegiatan yang dilakukan berdasarkan dari sebuah buku yang berjudul  “The Jungle Book” karangan Rudyard Kipling.

Pada tahun 1918 Baden Powell kembali membentuk Rover Scout, yaitu organisasi pramuka bagi mereka yang telah berusia 17 tahun. Selang empat tahun kemudian yaitu tahun 1922 Powel menerbitkan buku menerbitkan buku ”Rovering To Succes” buku ini menggambarkan seorang pemuda yang harus mengayuh sampannya menuju kepantai bahagia.

Jambore Dunia

Di tahun 1920 merupakan tahun yang sangat berpengaruh dalam sejarah pramuka dimana untuk pertama kalinya di adakan Jambore di dunia. Selain itu tahun ini juga dibentuk Dewan Internasional pramuka yang beranggotakan 9 orang biro dan biro pusat di London. Biro pramuka putra dunia memiliki lima kantor wilayah yaitu Costa Rica, Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria. Sedangkan untuk putri memiliki lima kantor pusat sekretariat di London dan biro kantor wilayah di Amerika Latin, Arab, Asia Pasifik, dan Eropa.

Jambore Dunia ke-I di laksanakan di Olympia Hall, London. Dalam kegiatan tersebut diundang pula peserta dari 27 Negara dan pada saat itu Baden Powell  diangkat sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World ).

Pelaksanaan Jambore dunia selanjutnya:

  • Tahun 1924 ke II                 di Ermelunden, Copenhagen, Denmark

  • Tahun 1929 ke III               di Arrow Park, Birkenhead, Inggris

  • Tahun 1933 ke IV                di Godollo, Budapest, Hongaria

  • Tahun 1937 ke V                 di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda

  • Tahun 1947 ke VI                di Moisson, Prancis

  • Tahun 1951 ke VII               di Salz Kamergaut, Austria

  • Tahun 1955 ke VIII             di Sutton Park, Sutton coldfild, Inggris

  • Tahun 1959 ke IX                di Makiling, Philipina

  • Tahun 1963 ke X                 di Marathon, Yunani

  • Tahun 1967 ke XI                di Idaho, Amerika Serikat

  • Tahun 1971 ke XII               di Asagiri, Jepang

  • Tahun 1975 ke XIII             di Lillehammer, Norwegia

  • Tahun 1979 ke XIV             di Neishaboor, Iran (tetapi dibatalkan)

  • Tahun 1983 ke XV              di Kananaskis, Alberta, Kanada

  • Tahun 1987 ke XVI             di Cataract Scout Park, Australia

  • Tahun 1991 ke XVII            di Korea Selatan

  • Tahun 1995 ke XVIII          di Belanda

  • Tahun 1999 ke XIX             di Chili, Amerika Serikat

  • Tahun 2003 ke XX              di Thailand

Sejarah Pramuka di Indonesia

Logo++Gerakan Pramuka Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia
Ternyata gagasan organisasi Boden Powell tersebut dalam waktu singkat menyebar ke berbagai negara termasuk Belanda. Di belanda gerakan pramuka dinamai Padvinder. Pada masa itu Belanda yang menguasai Indonesia pun membawah gagasan itu ke Indonesia. Akhirnya mereka pun mendirikan organisasi tersebut di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Dalam perkembangan pemimpin-pemimpin gerakan nasional membentuk organisasi kepanduan dengan tujuan membentuk manusia Indonesia yang baik dan siap menjadi kader pergerakan nasional. Dalam waktu singkat muncul berbagai organisasi kepanduan antara lain JPO (Javaanse Padvinders Organizatie) JJP (Jong Java Padvindery), NATIPIJ (Nationale Islamitsche Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery), HW (Hisbul Wathon).

Kemudian pemerintah Hindia Belanda memberikan larangan penggunaan istilah Padvindery.  Maka K.H. Agus Salim mengganti nama Padvindery menjadi Pandu atau Kepanduan dan menjadi cikal bakal dalam sejarah pramuka di Indonesia.

Setelah sumpah pemuda kesadaran nasional juga semakin meningkat, maka pada tahun 1930 berbagai organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), PPS (Pandu Pemuda Sumatra) bergabung melebur menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Pada tahun 1931 dibentuk PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia) kemudian pada tahun 1938 berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia).

Pada masa pendudukan Jepang di Indonesia organisasi Kepanduan dilarang. Maka banyak dari tokoh Pandu yang beralih dan memilih masuk masuk Keibondan, Seinendan, dan PETA.

Setelah proklamasi kemerdekaan kembali dibentuk orgasisasi kepanduan yaitu Pandu Rakyat Indonesia pada tanggal 28 Desember 1945 dan menjadi satu-satunya organisasi kepanduan.

Pada tahun 1961 organisasi kepanduan di Indonesia terpecah menjadi 100 organisasi kepanduan dan terhimpun dalam 3 federasi organisasi yaitu IPINDO (Ikatan Pandu Indonesia) berdiri 13 September 1951, POPPINDO (Persatuan Pandu Puteri Indonesia) tahun 1954 dan PKPI (Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia). Sadar akan kelemahan terpecah-pecah akhirnya ketiga federasi yang menghimpun bergabung menjadi satu dengan nama PERKINDO (Persatuan Kepanduan Indonesia).

Sejarah pramuka di Indonesia di anggap lahir pada tahun 1961. Hal tersebut didasarkan pada Keppres RI No. 112 tahun 1961 tanggal 5 April 1961, tentang Panitia Pembantu Pelaksana Pembentukan Gerakan Pramuka dengan susunan keanggotaan seperti yang disebutkan Presiden pada 9 Maret 1961.

Tentunya banyak yang bertanya, kenapa peringatan hari Pramuka di peringati pada 14 Agustus?. Hal tersebut dikarenakan pada tanggal 14 Agustus 1961 adalah hari dimana Gerakan Pramuka di perkenalkan di seluruh Indonesia, sehingga di tetapkan sebagai hari Pramuka yang di ikuti dengan pawai besar. Sebelumnya presiden juga telah melantik Mapinas, Kwarnas, dan Kwarnari.